Social Icons

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Minggu, 12 Agustus 2012

siNizar dan Pesantren Menulis di Merden

Nizar sayang keponakan
Pesantren ini unik, mungkin satu-satunya di Indonesia yang diselenggarakan di bulan Ramadhan ini. Pesantren yang diadakan di Merden ini mengangkat tema Pesantren Menulis. Kenapa kok di sebut Pesantren Menulis? karena dalam pesantren ini tidak mengupas materi-materi keagamaan yang biasa dilakukan kebanyakan orang, tapi di pesantren ini secara khusus mengajarkan trik dan tips menulis di internet, salah satunya lewat blog. Pesantren Menulis ini diselenggarakan mulai tanggal 11 s/d 12 Agustus 2012 bertempat di Perpustakaan Jendela Dunia Merden. Pesantren yang diikuti oleh sekitar 15 orang ini mengundang nara sumber dari kota Jogja, mas Suryaden.
Dari beberapa teman-teman peserta yang ikut pesantren ini, salah satunya bernama Nizar Maghriza. Biasa dipanggil Nizar. Teman yang satu ini merupakan peserta termuda diantara teman-teman peserta pesantren yang lain. Saat ini  Nizar masih duduk disekolah MTsM Merden kelas VII. Tapi meskipun termuda ternyata teman kita ini tidak kalah dengan peserta yang lebih tua seperti pak Mister. Dalam praktek membuat tulisan dan tugas yang lain, teman kecil ini tidak pernah ketinggalan. Memang si Nizar diantara teman-temen sebayanya termasuk teman yang lebih menonjol dalam hal komputer dan internet. Tidak heran apabila teman kita ini sangat bersemangat sekali.
"Aku ingin punya blog, aku ingin menulis yang banyak di blog, aku ingin menguasai blog". demikian kata Nizar. Salut deh buat temen kita yang satu ini pada pesantren menulis yang diadakan di Merden. 
Pesantren Menulis di Merden ini terselenggara berkat kerjasama antara Perpustakaan Jendela Dunia Merden, Komunitas Shakti Merden,  Karang Taruna Urang Jaya Merden dan Pemerintah Desa Merden. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kapasitas para blogger muda untuk berkiprah membangun desanya. 
Luar biasa semangat teman-teman peserta kali ini, meskipun berpuasa tapi tidak mengurangi sedikitpun antisiasme mereka dalam mengikuti sesi demi sesi acara pesantren menulis ini.
Akhirnya, Satu harapan semoga dari Pesantren Menulis ini akan lahir blogger-blogger yang berkualitas, mandiri dan gaul tentunya. Kenapa harus gaul, karena kalau tidak gaul pasti galau pada akhirnya. Dan kalau sudah galau maka mustahil kita akan jadi blogger seperti Nizar ini. Dan semoga dari Pesantren Menulis ini akan  terbentuk komunitas blogger yang saling bersinergi.
Selamat buat teman-teman semua Peserta Pesantren Menulis di Merden.

0 comments:

Posting Komentar

 

Pengunjung

free counters

Tayangan